Medan,DP News
Pemko Medan dukung penuh dibentuknya
Badan Ekonomi Kreatif di Kota Medan. Kehadiran Badan Ekonomi Kreatif
itu nantinya dapat menampung para pelaku kreatif yang ada di Kota
Medan. Dengan demikian setiap kali Pemko Medan menggelar event, Badan
Ekonomi Kreatif dilibatkan sehingga pelaksanaan event akan lebih baik dan bewarna
lagi ke depannya.
Demikian terungkap dalam Rapat Dengar
Pendapat (RDP) Terkait Pembahasan Keadaan Be Craft (Badan
Ekonomi Kreatif) Kota Medan di Ruang Rapat Komisi III DPRD Kota Medan, Rabu
(21/8). Pemko Medan dalam RDP tersebut diwakili Plt Kadis Pariwisata Kota
Medan Renward Parapat, Kadis Perindustrian Zulkifli Sitepu, Kadis Kebudayaan
OK Zulfi serta Kabag Perekonomia Nasib.
Di hadapan anggota Komisi III yang
dipimpin Boydo HK Panjaitan selaku ketua, Renward mengungkapkan, terkait
masalah ekonomi kreatif, Pemko Medan melalui OPD terkait yakni
Dinas Pariwisata sudah memiliki satu bidang bernama E-Creatif. Dikatakannya,
ada 16 kegiatan yang telah dimuat dalam E-Creatif tersebut.
"Sebanyak 16 kegiatan kreatif
tersebut berupa aplikasi dan pengembangan permainan, arsitektur, fashion,
desain interior, desain komunikasi visual, seni pertunjukan, film, animasi
dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni
rupa, dan televisi dan radio,” jelas Renward.
Meski demikian bilang Renward, Pemko
Medan siap mendukung dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif karena akan menjadi
wadah berkumpulnya para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kota Medan. Dengan
demikian para pelaku ekonomi kreatif dapat berkreasi dan berinovasi untuk
memberikan yang terbaik.
Dukungan juga disampaikan Kadis
Perindustrian Kota Medan Zulkifli Sitepu. Dia berharap pembentukan Badan
Ekonomi Kreatif segera direalisasikan, sehingga badan ini nantinya dapat
menampung para pelaku ekonomi kreatif untuk berkreasi, sehingga
menghasilkan produk terbaik. Apalagi jika produk yang dihasilkan itu melalui
kolaborasi dengan nuansa budaya yang ada di Kota Medan.
Dukungan pembentukan Badan Ekonomi
Kreatif juga mengalir dari Kadis Kebudayaan OK Zulfi. Dikatakannya,
pembentukan Badan Ekonomi Kreatif perlu dilakukan untuk mewadahi sleuruh
pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kota Medan.
“Saya sangat setuju dengan dibentuknya
Badan Ekonomi Kreatif. Badan ini kita harapkan dapat menjual
kerajinan yang dihasilkan suatu budaya dengan sentuhan para pelaku ekonomi kreatif
di Kota Medan ini," ujarnya.
Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif
mencuat setelah Andre, perwakilan pelaku ekonomi kreatif di Kota Medan
dalam RDP itu mengusulkan dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif sebagai wadah
mereka berkreasi.
"Kedatangan kami ke Kantor
DPRD Medan ini untuk menyikapi keresahan terhadap Kota Medan. Padahal banyak
yang bisa dikembangkan di kota yang kita cintai bersama namun tidak
dilakukan. Untuk itu melalui pembentukan Badan Ekonomi Kreatif, para pelaku
ekonomi kreatif dapat berkumpul dan mengembangkannya. Sekarang ini zaman
industri 4.0 sehingga Kota Medan harus mampu mengikuti zaman yang kian
berkembang," ungkap Andre.
Menyikapi hal itu Ketua Komisi III
C DPRD Kota Medan Boydo HK Panjaitan, menyetujui usulan tersebut dan minta Pemko
Medan agar membentuk Badan Ekonomi Kreatif supaya bisa mengakomodir kegiatan
yang ada di SKPD agar lebih kreatif bekerjasama dengan para pelaku ekonomi
kretatif yang ada di Kota Medan. “Jadi kita akan lakukan rapat pembahasan
lanjutan guna menindaklanjuti pembentukan ekonomi kreatif tersebut,”
ujar Boydo.(Rd)
|
|
Pemko dan DPRD Medan Dukung Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif
DP News
21 Agustus 2019
| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |