ADVERTORIAL
![]() |
Foto: Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Saat Membuka Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Kota Medan Terhadap LKPj Akhir TA 2024,Selasa(25/3) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Medan/Rumapea |
Medan,DP News
Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Kota Medan Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) TA 2024 Kepada Kepala Daerah Untuk Perbaikan ke Depannya digelar,Selasa(25/3) dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen dan dihadiri Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Ruang Sidang Paripurna DPRD Medan.
Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua Zulkarnaen dan Rajuddin Sagala yang dihadiri para Anggota DPRD Medan serta para pimpinan OPD Pemko Medan.
Rapat Paripurna dibuka Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen sekitar pukul 11.20 WIB dengan menyatakan bahwa rapat paripurna hari ini nelanjutkan rapat paripurna,Senin( 24/3) kemarin.Dan sesuai Tatib,jumlah anggota yang hadir dan sudah menandatangani sebanyak 26 orang sehingga sudah memenuhi kuorum.
Rekomendasi DPRD Kota Medan dibacakan Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen sambil menyampaikan selamat Idulfitri 1446 H.Rekomendasi ini merupakan masukan dan saran untuk pembangunan Kota Medan di masa mendatang sebab masih banyak yang harus diperbaiki..
![]() |
Foto: |
![]() |
Foto: Suasana Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Kota Medan Terhadap LKPj Akhir Tahun 2024,Selasa(25/3) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Medan/Rumapea |
Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen membacakan rekomendasi untuk OPD Pemko Medan diantaranya,
- BAPPEDA Medan
Dalam menunjang terselenggaranya sistim administrasi perencanaan dan pembangunan Kota Medan yang modern diharapkan Bappeda Medan mampu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bagi seluruh OPD Pemko Medan dalam mengaplikasikan seluruh perangkat yang telah ditetapkan dengan baik sehingga target dan capaian yang telah ditetapkan dapat dipenuhi secara merata.
Bappeda agar lebih memperhatikan skala prioritas dalam membuat kegiatan Pemko Medan seperti penataan kawasan Kumuh dan penataan titik genangan air.
- Dinas PMPTSP Medan
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) mampu menciptakan iklim investasi yang aman dan menguntungkan sehingga mampu mengurangi tingkat pengangguran di Kira Medan serta memitrakan UMKM dengan pelaku usaha besar.
- Bapenda(Badan Pendapatan Daerah) Medan
Bapenda diminta melakukan langkah validasi yang masif terhadap objek pajak agar dapat merealisasikan PAD secara maksimal dan diminta melakukan Pendataan ulang terkait penetapan potensi besaran PBB(Pajak Bumi dan Bangunan) secara profesional dan rasional.
- Dinas Kesehatan Medan
Di bidang kesehatan,DPRD minta agar Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan pihak BPJS agar memudahkan masyarakat dalam melakukan proses pendaftaran dan aturan yang transparan dalam layanan kesehatan terkait proses pendaftaran JKMB(Jaminan Kesehatan Medan Berkah), jangan sampai harus menunggu 3x24 jam.
Selain itu direkomendasikan afar anggaran Dinas Kesehatan tidak terkena kebijakan efisiensi anggaran serta perlunya memvenah7 dan meningkatkan seluruh fasilitas kesehatan rumah sakit pemerintah serta mempercepat pengawasan rumah sakit di Kota Medan.
- Dinas Perhubungan
DPRD merekomendasikan agar Pemko Medan meninjau ulang parkir berlangganan dan menertibkan vendor yang tidak terbuka sosialisasikan tarif berlangganan dan tarif konvensional serta juru parkir liar.
Rekomendasi lainnya,Dinas Perhubungan diminta agar mengganggarkan penambahan tiang lampu jalan.Juga diminta agar Dinas Perhubungan secara cepat merespon pengaduan masyarakat terkait LPJU guna mengantisipasi timbulnya kejahatan .
- Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
Terkait aset daerah berupa tanah,Pansus merekomendasikan agar BKAD Medan menarik sewa dari pemilik bangunan yang berada di atas tanah Pemko Medan, selain PBB dalam rangka peningkatan PAD.Bahkan diusulkan untuk membentuk Pansus Aset Daerah.
- Dinas SDABMBK Medan
Di sisi lain,direkomenasikan agar Dinas SDABMBK Medan memperhatikan Perbaikan saluran parit untuk memaksimalkan fungsi kolam retensi serta demi keindahan Kota direkomendasikan agar Dinas SDABMBK Medan membongkar kabel provider internet yang berserakan di pinggir jalan karena tidak terpakai lagi.
- Dinas Perumahan,Kawasan Permukiman,Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR)
DPRD Medan merekomendasikan DinasPKPCKTRMedanmempermudahpengurusan PBG (PersetujuanBangunanGedung) selama memenuhi persyaratan dan tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta mengidentifikasi kebutuhan jumlah sekolah tingkat dasar disesuaikan dengan jumlah SMP dan SMA/SMK serta harus mampu memastikan tidak ada anak anak yang putus,sekolah.
Direkomendasikan juga agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan melakukan Pendataan destinasi wisata budaya dan sejarah seperti kuburan bersejarah dan Kedatukan Sunggal.
- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Disdukcapil diminta memperluas jangkauan penggunaan IKD (Identitas Kependudukan Digital) di tempat pelayanan publik dan jangan hanya di Bandara saja.
Seiring bertambahnya jumlah penduduk di Kota Medan, DPRD Medan merekomendasikan penambahan mesin cetak dan blanko KTP untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
- Dinas Lingkungan Hidup
Secara khusus Pansus menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup dimana realisasi anggaran hanya mencapai 51,5 persen yang jauh berbeda dengan OPD lainnya yang bisa mencapai 80 persen ke atas.
Mengingat rendahnya capaian anggaran,Pansus LKPj menyarankan agar program kerja dibahas terperinci dengan Komisi 4 DPRD Medan.
Sedangkan untuk PUD(Perusahaan Umum Daerah) milik Pemko Medan seperti PUD Pasar merekomendasikan agar kontribusi harian pasar milik PUD Pasar langsung dikutip dan tidak dikelola pihak ketiga.
PUD Pasar Medan diminta lebih intens⁰⁰ membesarkan pasar tradisional daripada Pasar yang dikelola pihak swasta seperti mengaktifkan Pasar Aksara untuk menambah PAD.
Sementara itu untuk PUD Pembangunan direkomendasikan agar lebih aktif menggali potensi pemasukan untuk meningkatkan sumber PAD(Pendapatan Asli Daerah ( Kota Medan khususnya pengelolaan Medan Zoo sebagai tempat berkumpulnya komunitas penciptaan marga satwa.
Terkait pergudangan milik PUD Pembangunan, DPRD Medan merekomendasikan agar Pemko Medan meninjau ulang investasi pergudangan tersebut.
Kemudian Rekomendasi DPRD Kota Medan Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) TA 2024 Kepada Kepala Daerah Untuk Perbaikan ke Depannya diserahkan Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua H Zulkarnaen,SKM dan Rajuddin Sagala, SPdI kepada Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Sekda Medan Wiriya Alrahman.
Rekomendasi DPRD Kota Medan ditandatangani Ketua DPRD Medan Drs Wong Chun Sen,MPd.B dan Para Wakil Ketua H Rajuddin Sagala, SPd.I,Zulkarnaen,SKM dan Hadi Suhendra
Sebelumnya dalam Rapat Paripurna DPRD Medan, Senin kemarin ,rekomendasi Pansus LKPj tersebut dibacakan Ketuanya Dame Duma Sari Hutagalung yang diditandatangani para Pimpinan DPRD Medan. Selanjutnya laporan Pansus tersebut disampaikan kepada Walikota Medan dalam rapat paripurna DPRD Medan.
Adapun susunan Pansus LKPj Akhir TA 2024 adalah Dame Duma Sari Hutagalung (Ketua),Margarer MS*Wakil Ketua) dan para anggora: Agus Setiawan, Jusup Ginting Suka, Hj Sri Rezeki, Zulham Effendi, Datuk Iskandar Muda, Andreas Pandapotan Purba, Reza Phalevi Lubis, Rommy Van Boy, Syaipul Bahri,Renville P Napitupulu, Ahmad Afandi Harahap, Edwin Sugesti Nasution, Lailatul Badri.
![]() | |
Foto: Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas Saat Menyampaikan Sambutan
|
Hasil rekomendasi dalam bentuk catatan – catatan strategis yang berisikan saran, masukan dan koreksi yang disampaikan akan menjadi saran dan masukan bagi Pemko Medan, khususnya dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah di masa yang akan datang. Termasuk, penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan.
Demikian disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas di Rapat Paripurna dalam rangka Rekomendasi DPRD Kota Medan Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024 di Gedung DPRD Medan,Selasa (25/3).
Sebelumnya, rapat paripurna yang dibuka Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen ini turut dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, para wakil ketua dan anggota dewan, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan serta camat se-Kota Medan.
Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada unsur pimpinan dan para anggota DPRD Medan atas komitmen dan dukungan terhadap program dan kebijakan Pemko Medan ke depan untuk mewujudkan masyarakat Kota Medan yang Bertuah, Berbudaya Warganya dan Tertata Kotanya, Medan Untuk Semua.
“Dukungan ini semakin memotivasi Pemko Medan dalam memberikan pelayanan terbaik untuk menjawab permasalahan-permasalahan pembangunan kota yang ada di tengah-tengah masyarakat,” kata Rico Waas.
Jelang berakhirnya bulan Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi dan akan menyambut Hari Raya Idul Fitri, Rico Waas selanjutnya mengajak semuanya memanfaatkan momentum untuk saling memaafkan.
“Dari sisi sosial, Idul Fitri merupakan momentum untuk saling memaafkan dalam rangka meningkatkan silaturahmi. Tidak hanya antar pribadi tetapi juga antar Lembaga khususnya antara Pemko Medan dan DPRD Kota Medan,” ujarnya.
![]() |
Foto: Para Pimpinan OPD Pemko Medan Saat Menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Kota Medan Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) TA 2024 Kepada Kepala Daerah Untuk Perbaikan ke Depannya,Selasa(25/3) |
Sementara itu,Walikota Medan Rico Waas mengucapkan terimakasih kepada Pansus dan OPD terkait yang membahas LKPj dengan penuh dinamika dan menghasilkan berbagai masukan dan catatan strategis.
Masukan dan saran untuk memajukan Kota Medan di masa mendatang sekaligus menunjukkan komitmen anggota DPRD Medan mendukung program pembangunan kota.
Rico juga tidak lupa mengingatkan bahwa sebentar lagi akan menghadapi Idulfitri Selamat Idulfitri kepada anggota dewan dan seluruh masyarakat.Walikota pun menutup pidatonya dengan pantun.Pangihutan S/Redaksi